Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Senja Tak Akan Pulang

Bagaimana bisa segala upaya untuk menghentikan waktu yang terus melaju Semua kisah hanyalah akan menjadi bait-bait masa lalu Tak ada lagi romansa dari kota ini Tinggallah ia sendiri, tak bertuan, dan berteman sepi Benar kata orang-orang tak ada manusia yang mampu melawan sepi Menggigil sendiri dalam dingin malam Merasa hangat saat sang fajar teriknya mulai menyengat Kopi tak lagi panas, dan mimpi semalam tak jua lepas Kembali pada aktifitas yang biasa disapa rutinitas Masih dalam labirin kota ini Kota yang mulai tumbuh dengan sesak Namun masih menyisahkan ruang bagiku untuk melepaskan sesak yang merajam di dada

Gerimis Di Kota Jogja

Pagi itu bus Puspa Indah membawa ku Dari Malang menuju Jombang Sekitar tiga jam melewati jalanan berliku Dari Ngantang hingga Kasembon Sampai tiba di Jombang Kemudian, naik Bus Patas Eka menuju Jogja Enam jam berlalu sampai di Terminal Giwangan dan disambut gerimis Suasana Jogja di malam hari setelah Hujan begitu syahdu Langsung menuju Malioboro setelah Sejenak menikmati sajian ayam bakar Kalasan di sekitar terminal Menyusuri jalan yang ramai, dan aku baru Tau Jalan Malioboro malam itu Rupanya bukan aku saja yang sedang Menikmati hangat Jogja malam itu, Banyak orang-orang jalan berjalan Menyusuri jalan panjang hingga depan Benteng Vredeburg Angkringan, Delman atau andong, dan Pedagang kaki lima Berbaris rapi di pinggir jalan Juga mereka yang menawarkan bakpia patok dan wedang uwuh Perjalanan akhirnya berhenti di alun-alun utara keraton Kaki yang mulai pegal, akhirnya meminta Pulang ke penginapan dengan naik becak R upanya ia ingin istirahat sejenak Perlahan becak melaju...

Cerita Tentang Taman Kota

Gambar
                                                                      Ilustrasi/Pexels.com Di taman kota ini kita menghirup udara segar setiap pagi Tempat biasa kita meluangkan waktu berolahraga  Dari sekian wacana tentang gaya hidup sehat yang kita perbincangkan setiap hari Baru beberapa putaran, Engkau meminta untuk sejenak berhenti  Sejenak kita bertirahat di pinggir jalan taman  Dengan tubuh yang basah dengan peluh keringat  Sambil memandangi mereka yang masih berlari  dan burung merpati yang terbang kesana kemari  Rupanya hari ini, satu dari sekian wacana kita terpenuhi  Untung saja kota ini memiliki taman kota  Diantara laju pembangunan gedung-gedung tinggi yang pesat  Masih ada ruang bagi kita untuk sekedar berlari menikmati udara pagi  ...

Pesan Dari Barista

Gambar
                                                                     Ilustrasi/Pexels.com Pesan Dari Barista Tentang kopi yang pahit Kata orang hidup itu tak selamanya manis Kadang juga pahit  Tentang kopi yang asam Peribahasa bilang orang berpengalaman dalam hidup Selalu banyak makan asam garam  Tentang kopi di ruang diskusi  Itulah sosialisme nyata, saat kopi dibagi-bagi dengan orang lain Sambil bertukar pikiran menyelesaikan masalah Kopi menyediakan ruang diskusinya Terimakasih barista sudah kau buatkan secangkir kopi  Pesan tentang hidup yang dapat dipelajari dari secangkir kopi Termasuk tulisan ini, ada dari inspirasi secangkir kopi 2018

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PSIKOLOGIS PADA SISTEM PEMBELAJARAN

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PSIKOLOGIS PADA SISTEM PEMBELAJARAN Bagus Rachmad Saputra Darmaji Program Pascasarjana, Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang Jalan Semarang No 8 Kota Malang. Email: bagusrachmad47@gmail.com , ajidarmaji64@gmail.com Abstrak: Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui landasan-landasan psikologi dalam pendidikan, keberagaman dan gaya belajar peserta didik di kelas, karakteristik peserta didik yang masing-masing individu berbeda-beda, dan keunikan masing-masing peserta didik antara satu dan lain berbeda, implementasi nilai-nilai psikologis dalam pembelajaran,. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan studi pustaka yakni mengkaji teori-teori yang relevan dengan landasan psikologis dalam pendidikan dan pembelajaran serta bentuk-bentuk implementasinya di lembaga pendidikan. Harapan dari penulisan artikel ini dapat menjadi referensi pelaksanaan pembelajaran di lembaga pendidikan yang mengakomodasi kebutuhan psikologis peserta d...

Kala Puisi (Kembali) Di Gandrungi

Gambar
                                                  Ilustrasi/AntaraNews.Com Hidup hanya menunda kekalahan, tambah terasing dari cinta sekolah rendah, dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan, sebelum pada akhirnya kita menyerah Chairil Anwar dalam puisi berjudul “Aku” Apa yang kita kenal dari puisi, barisan kata-kata yang dirangkai secara indah dalam rima dan irama ini kembali digandrungi oleh anak muda era milenial sekarang. Dimana mereka membuat puisi di story media sosial mereka baik mengutip puisi dari sastrawan atau merangkai kata-kata mereka sendiri. Semenjak film Ada Apa Dengan Cinta 2 yang diperankan oleh Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo, terdapat cuplikan tokoh Rangga membaca puisi berjudul Tidak Ada New York hari ini ciptaan Aan Mansyur. Puisi kembali diterima dengan baik oleh anak muda generasi kelahiran 90 an. Semenjak itu puisi...

Halo Nona Manis Yang Duduk Di Kantin

Sejatinya aku bukan sosok yang pandai merayu dan menggoda Namun, aku juga sama dengan laki –laki pada umumnya Aku juga terpesona dengan pesona wanita Siapa yang tidak mau kemana-mana berdua Berbagi kisah suka dan duka Hanya kandasmara membuat ku gelisah Untuk menjalin sebuah hubungan atas nama cinta Tapi, nona yang sore hari ada di kantin dengan senyumnya Membuatku terpesona, Senyum merah manis dari bibirnya Membuatku diam tak berbicara, meski awalnya aku hanya sekedar menggoda Rasa, membungkam ku untuk tak banyak bicara Sambil memuji dalam hati kecantikan mu, nona 2018

Mencari Passion Serumit Mencari Pasangan

Memasuki masa dewasa masalah akan semakin kompleks yang dihadapi. Mulai dari kuliah yang harus selesai tepat waktu dengan IPK idaman lalu mendapat pekerjaan yang mapan.  Masalah yang akan menghadapkan pada keadaan galau yang luar biasa, galau mencari dan menemukan “Jati Diri”. Perjalanan menemukan jati diri bisa dianalogikan seperti mencari pasangan, banyak pilihan tapi belum tentu cocok. Sama seperti mencari jati diri banyak bidang yang dilihat sudah sesuai dengan apa yang ada dalam diri, “Wah ini passion ku” kadang terlalu prematur berucap seperti itu. Nyatanya ketika sudah menemukan passion, diri akan terus diuji seberapa tahan untuk berproses. Karena padi butuh masa untuk tumbuh menjadi beras sama seperti manusia yang sedang mencari jati dirinya hendaknya juga menghargai proses seperti ilmu padi. Jika kesabaran sudah hilang maka yang terucap “Ini bukan passion ku dan aku enggak nyaman” akhirnya galau lagi mencari jati diri yang sebenarnya....