Surat Untuk Pria Yang (Tak) Sekufu
Sudah banyak waktu yang berlalu
Antara kau dan aku
Kita pernah saling cemburu
Pernah saling menikmati sendu
Kita juga saling menyapa saat jauh
Lewat sebuah rindu
Hingga kisah menjadi belenggu
Tapi, ketika cinta tak lagi teduh
Kau memilih dengan pria itu
Pria yang kau anggap sekufu denganmu
Aku menerima keputusan mu
Biarkan pria yang tak sekufu denganmu
Tetap mengingatmu dari jauh
Semoga engkau bahagia dengan pilihanmu
2018




Kupersembahkan Senja Padamu
Duduk di Taman Slamet sambil kita nikmati kopi
Kita, mungkin itu panggilan akrab di masa lalu
Saat kita tak seperti mengenal satu sama lain seperti ini
Kita nikmati berdua sore itu
Hingga kau bertanya padaku
Kenapa langit berwarna jingga seperti ini
Aku bilang padamu ini senja sayangku
Seakan tak terasa kita nikmati waktu berdua di kota ini
Hingga waktu terasa cepat berlalu saat aku bersama mu
Sekarang itu hanya cerita di memori
Tinggal aku sendiri menunggu perempuanku
2018




Hujan 12 Februari
Hujan membuatku basah kuyub
Sampai aku hentikan laju motorku
Aku berteduh di depan toko
Ternyata ini tempat dimana kita berteduh dulu
Disaat kita terjebak hujan
Sedangkan saat ini aku terjebak oleh kenangan
2018


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Pulang

Ada Apa Dengan Mural (?)

Manajemen Pendidikan