Menjadi Manusia

 

                                                               Ilustrasi/Pexels.com


Bergelut dengan kecemasan,

Menghitung detik demi detik waktu dengan merapal doa

Melewati penghabisan hari dengan tawa terkadang juga tangis

Banyak harapan yang ditaruh di kening,

 

Terasa hangat peluk orang lain saat mereka mengerti makna empati

Terasa getir pula saat orang lain mencaci maki karena tak peduli

Dan tak mengerti.

Menjadi manusia seperti koin

 

Ada dua sisi, baik dan buruk

Benar dan salah

Tergantung sisi mana yang terlihat dan dilihat

Terkadang, enggan melihat namun lebih senang menghakimi

 

Lalu sebagian dari manusia bertanya, seperti apa bentuk human value

Masih kah bisa manusia merawat harapan?

Jika baru saja tumbuh, harus dimatikan oleh penilaian orang lain

Yang harus memenuhi standar-standar tertentu

 

Semoga masih bisa merawat harapan dengan tetap menjadi manusia yang manusia

 

Hari ke 27 Ramadhan 1442 H

9 Mei 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Pulang

Ada Apa Dengan Mural (?)

Manajemen Pendidikan