Aku Tak pernah Mencarimu Dan Kau Tak Pernah Mencariku

Januari

Aku yang masih saja tenggelam pada perasaan untuk enggan jatuh hati pada seorang wanita setelah beberapa kali aku dikecewakan. Aku mencoba menikmati suasana yang ada kuliah dan organisasi mahasiswa. sampai detik waktu berputar, hari berganti hari, dan waktu berlalu begitu cepat. Hari-hari masih saja sunyi, masih saja kupakai topeng yang kata orang aku humoris sebenarnya aku adalah pribadi yang melankolis. Aku bahagia melihat teman-teman ku tertawa karena aku tapi aku tak bisa tertawa melihat diriku sendiri. Topeng itu begitu lekat dengan ku semenjak mereka para kaum hawa silih berganti hanya untuk singgah tanpa berbagi.

Bagiku tak terpenting aku memikirkan tentang siapa yang ingin datang dan tinggal di hati ini bukan sekedar singgah lalu pergi dan meninggalkan aku dalam sepi. Rasa putus asa mulai menghantui ku hanya tersisa imajinasi “romantis” dimana ada seseorang yang akan mau berbagi dengan ku. Melewati detik demi detik waktu yang berlalu dengan mesra hingga kusebut namanya dalam doa.

Menunggu sebuah kedatangan dalam pencarian tidak mudah bagiku. aku hanya lelaki biasa yang hanya mampu merangkai kata dan bermental lemah soal wanita. Setiap doa yang kupanjatkan tiap subuh hingga malam. Allah akan menitipkan kepadaku seseorang yang ia akan aku jaga malam dan pagi nya. Menemani aku berlari menembus batas impian dengan seiring bukan digiring. Tak sekedar aku ingin dicinta tapi aku ingin mencinta.

Hingga perjalanan waktu menuntun ku mengenalmu dalam sebuah catatan hidup. Kupanggil kamu agar aku terlihat mesra dihadapan mu. Energi positif kamu berikan pada lelaki yang sudah putus asa akan cinta. Kamu datang tanpa sihir , kamu datang tanpa memberitahu ku, kamu datang tanpa permisi, dan kamu datang dengan tiba-tiba dengan senyum manis mu yang membuatku begitu jatuh hati padamu. Perjumpaan itulah yang mempertemukan aku dan kamu kemudian kita. Aku tak mencarimu dan kamu tak pernah mencariku dimensi alam ini sungguh luar biasa.


Aku tak pernah mencarimu
Kamu tak pernah mencariku
Kita bertemu dalam dimensi alam
Yang mengatur segalanya dengan tiba-tiba dan mesra


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Pulang

Ada Apa Dengan Mural (?)

Manajemen Pendidikan